Betapa Jahanamnya Saya
Tuhan, apakah saya masih pantas untuk berkeluh kesah denganmu?. Saya pikir sudah terlalu hina saya menyapamu, apalagi sampai meminta lebih padamu. Engkau ampuni semua dosa saya, juga saya anggap karunia yang teramat agung. Tuhan ampuni semua dosa saya, terlalu berat saya memikul hinanya hidup untuk menuju ridhomu. Mohon ampun.
Selalu saja saya merasa berdosa, dosa yang menyayat hati dan menguras air mata ketika mengingat wanita-wanita yang tak juga saya anggap, bahkan terkesan saya permainkan perasaannya. Tapi perlu diketahui, ini tidak ada unsur kesengajaan, saya sendiri baru tersadar bahwa betapa jahanamnya perlakuan saya terhadap beberapa wanita.
Dulu mereka mengagumi saya, tapi karena sikap plin-plan saya, dan sikap datar saja, satu persatu berbalik membenci saya. Bukan tunggal tapi banyak, bukan saya sombong tapi ini kenyataan yang menyakitkan. Kalau ini saya lakukan dengan sengaja, maka betapa jahanamnya saya dimata mereka. Tuhan sampaikan permohonan maaf saya pada mereka, dan pada-Mu Tuhan saya sampaikan permohonan ampun. Menangis!.

