Arsip
Rindu Penghuni Tepi Barat Graha
Di era teknologi canggih di tahun 2012 ini, masih saja saya merasa rindu pada saat bersama para penghuni tepi barat graha. Ah.. saya rindu pada manusia gokil..
Mungkin jika saya melongok ke tempat yang sangat berpengaruh dalam hidup saya sekarang, bisa jadi yang saya temui hanya para penghuni baru. hm.. ini adalah teori regenerasi kawan.. hihi..
Padahal saya sangat rindu pada para penghuni di era atau di zaman saya. Terlalu sulit untuk dilupakan, karena banyak kenangan yang sudah melekat di ingatan.
Suka dan duka sudah saya alami bersama mereka, dan bersama merekalah saya bisa menjadi seperti sekarang. Tidak sedikit pengaruh dari Tepi Barat Graha dalam hidup saya. sungguh sangat luar biasa.
Kalau disebutkan satu persatu nama mereka, bisa jadi halaman ini tak cukup muat untuk menampung tulisan ini. Ah saya rindu pada mereka, kapan yah bisa ngumpul bareng lagi.
Suatu Pagi Bersama Bondan F2B
Pada status di jejaring sosial net work, teman saya menulis kisah bahwasannya dia sedang shalat berjamaah bersama malaikat, lalu teman saya yang lainnya meng up-date dirinya jika sekarang dia lagi otw ke calon mertua.. yang lebih parah murid saya memberikan informasi kalau kambingnya sudah melahirkan pada suatu pagi.. haha..
Setiap kejadian selalu kita share, berharap semua orang tau apa saja yang sedang kita lakukan, mulai dari kisah hari hari yang keras, kisah cinta yang pedas, perasaan yang was was dan gerak yang terbatas.
kata-kata selalu dirangkai dengan indah, berharap banyak yang menyukai atau ingin mendapat komentar dari mereka sang pembaca setia.. haha.. ada yang selalu menulis kata bijak, kata puitis, kata penenang jiwa, hingga banyolan yang mengocok perut.. hm..
Ini adalah efek dari kecanggihan teknologi, yang membuat semua jadi narsis dan selalu eksis; gambar dan video lantas di share agar semua orang tau.. dari sini saya dapat melihat seperti apa mereka sebenarnya.. ada yang lucu-lucuan, sampe ada yang mengharu biru.. sampai setiap kejadian di abadikan lalu mereka upload hingga koleksi foto mencapai ribuan, ada juga yang malu-malu sampai tak ada satu pun foto yang di pasang.. hm..
hahaha.. inti dari tulisan ini, hanya mau bilang; pagi ini saya bersama bondan F2B, musiknya asik.. hehehe.. gak nyambung yah.. biarin.. hihihihi
Tersudut Menunggu Mati
Sudah dua hari ini rasa sedih selalu menyelimuti hari hari saya, nama keren – beken dari perasaan yang sedang saya alami; GALAU, haha… terkesan seperti sindrom yang biasa di dera anak muda zaman sekarang.
Ada alasan yang tidak bisa saya ungkap dan saya tulis disini, namun perasaan berhenti berharap, perasaan sudah tak dibutuhkan lagi untuk menghirup napas di dunia ini, atau intinya saya sedang terjangkit perasaan kecewa dengan keadaan yang saya alami sekarang. sungguh saya sangat tidak suka.
Apalagi ketika ketika saya menyendiri duduk di sudut kamar seorang diri sambil mendengarkan lagu so7 dengan lirik =>
Aku tak percaya lagi, Dengan apa yang kau beri, Aku terdampar di sini, tersudut menunggu mati, Aku tak percaya lagi, Akan guna matahari, Yang dulu mampu terangi, sudut gelap hati ini
Aku berhenti berharap, Dan menunggu datang gelap, Sampai nanti suatu saat, tak ada cinta kudapat, Kenapa ada derita, Bila bahagia tercipta, Kenapa ada sang hitam, bila putih menyenangkan..
REFF:
Aku pulang… tanpa dendam kuterima kekalahanku
Aku pulang… tanpa dendam kusalutkan kemenanganmu
Kau ajarkan aku bahagia, kau ajarkan aku derita
Kau tunjukkan aku bahagia, kau tunjukkan aku derita
Kau berikan aku bahagia, kau berikan aku derita
http://musiklib.org/Sheila_On_7-Berhenti_Berharap-Lirik_Lagu.htm
sungguh saya merasa kian sedih.. seakan saya terdampar pada situasi yang tak nyaman dan tersudut menunggu mati.. hihi..
Menegangkan Otot Otak
Tak usah saya perkenalkan orang yang ada dalam foto ini, karena pada catatan sebelumnya yang berjudul ‘Sahabat Bangku Kuliah’ sudah saya sebutkan semuanya. haha…
Tapi disini saya hanya ingin bercerita tentang status mereka yang sudah tidak lagi perjaka. dari 4 orang yang terpampang di gambar, 3 diantaranya sudah tidak lagi ting-ting. hanya satu yang masih tulen.. hm.. itu saya…
Entah sampai kapan kegundahan hati ini akan segera berakhir. jika membayang kapan status di KTP akan berubah menjadi kawin dan sudah tidak lagi lajang. sungguh ini hanya membuat otot otot di otak menjadi tegang. hihi…
masih terngiang di ingatan, yang pertama mengakhiri masa lajang adalah Hendri, tak disangka dan tak dinyana pria yang mengenakan kaos orange di gambar adalah pionir dalam hal ini.
kemudian wahyu yang berkaos belang putih biru menyusul. Sebenarnya ini adalah penantian panjang dan lama, karena wahyu lah yang paling lama dan terlihat serius ketika memadu kasih saat kuliah dengan indah dan kini sudah sah menjadi istrinya.. haha…
ketiga adalah yana, meski postur tubuhnya paling kecil di antara kami. tapi tak disangka nyalinya besar juga untuk menikah di usia muda. kalo ingatan saya tidak berkhianat saya pernah berjanji jika yana nikah saya akan nginep (bermalam), tapi apa daya saya ingkar janji karena faktor kesibukan. maap ya bray… hihihi…
yang ke empat, itu pasti saya yang akan menikah. tapi entah kapan. jika membayangkan kapan akan terjadi hanya akan menegangkan otot otak. hahaha..
Menyambung Nyawa
Setidaknya ada 120 Warga jompo dapat menyambung nyawa dari kegiatan santunan yang di laksanakan pada suatu siang di desa Balad, Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon.
Dengan menunggangi mobil bak terbuka kita mengelilingi desa, kita bertiga menelusuri pelosok desa dengan membagikan sembako alakadarnya.
Sebenarnya masih banyak warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita demi menyambung hidup, bahkan saya selalu mengharu biru jika ada MANULA yang masih mengais rezeki dengan sisa tenaga yang dimiliki.
Hidup adalah usaha, tanpa usaha kita tak mungkin bisa bertahan hidup. setidaknya ini adalah sedikit usaha yang bisa saya coba agar mereka dapat menyambung nyawa. Senangnya berbagi pun kini saya rasakan, pantaslah ada pepatah kuno yang bertuah; Banyaklah beramal maka akan berumur panjang.
Setidaknya ini bukan sembarang pepatah, kenapa? karena ketika kita berbagi, maka kita mendapat doa tambahan dari orang lain. Ini terbukti ketika saya membagikan sembako pada warga jompo, tanpa ada sekenario semua warga mengucap syukur bahkan do’a-do’a terindah mereka panjatkan untuk kita yang ikhlas menyambung nyawa mereka. hari yang menyenangkan..
Yang Teringat Hanya Goyang Gayung
Hari Jum’at, 25 November 2011. Sesuai rencana saya dan para santri akan berwisata gembira ria dengan menapak di keraton kasepuhan dan pantai kejawanan. Istilah kerennya kita mau ngadain wisata budaya dan wisata bahari.
Ini tentang kegembiraan anak-anak berseragam pramuka, yang mungkin sedikit bosan dengan rutinitas di asrama dan sekolah. Akhirnya kita mengayun kaki dan melintasi jagad.
Akhirnya kita keluar dari asrama dengan menunggangi angkutan pedesaan, riang gembira pesona hari ini. di dalam angkot musik diputar dengan suara kencang, lagu ‘ABG Tua’ kita nikmati dengan goyang gayung. bersama mereka kita tertawa. Hahaha…
Banyak hal yang dapat diambil pada kejadian hari ini, hikmah dari kita berkunjung ke keraton kasepuhan adalah kita bisa belajar tentang sejarah dan benar-benar tak ada maksud untuk melupakan masa lalu. karena tanpa masa lalu tak ada masa kini.
Ini adalah Museum yang di dalamnya banyak benda-benda kuno. dari sini kita menambah pengetahuan tentang sejarah cirebon. para santri sangat antusias dan penuh perhatian serius ketika pemandu wisata menerangkan semua yang ada di dalam keraton kasepuhan.
Meninggalkan langkah dari keraton kasepuhan kita melanjutkan ke pantai kejawanan. Ternyata para santri suka dengan lagu ABG Tua, akhirnya lagu itu di putar lagi di sepanjang jalan menuju pantai kejawanan, dan bersama mereka kita aksikan goyang gayung kembali, angkat tangan dan putarkan beserta goyangkan badan. haha..
Di pantai kejawanan semua berlari menerjang ombak, menenggelamkan badan dan berenang meninggalkan tepian. semua senang bukan kepayang, tak terasa kita sudah bergelut dengan air asin hingga 3 jam lamanya. akhirnya kita kembali ke pondok, dalam perjalanan pulang lagu yang di putar masih saja ABG tua, goyang gayung masih saja kita pentaskan di dalam angkot. hahaha…
Disindir Lagu; Cari Pasangan
Malam ini adalah malam minggu, namun saya selalu bersemedi seorang diri di dalam kamar, sambil mendengarkan lagu islami yang di dendangkan grup nasyid Rabbani. Sungguh judulnya nyindir pribadi saya, entah ada unsur kesengajaan atau tidak, yang pasti saya merasa disindir dengan sebuah lagu yang berjudul Cari Pasangan. (Hahaha)
Selama ini saya selalu terbawa nafsu duniawi dalam mencari pasangan hidup. Hanya mencari kesempurnaan rupa dan fisik semata, tidak pernah mencari pasangan yang betul-betul bahagia berseri, yang mampu menciptakan rumah tangga yang harmoni, dengan memiliki iman dan taqwa yang tak tertangguhkan pada Allah SWT. Sungguh keluarga Sakinah Mawadah Warohmah yang mencari ridho-Mu.
Sekarang saya sudah di sadarkan oleh lagu islami. Fisik hanya kiasan saja, carilah pasangan yang punya iman, karena itu yang paling penting. Lebih beruntung lagi, sudah punya iman rupanya menawan pula. Semoga saja, saya yang tampangnya pas-pas an ini di takdirkan mendapatkan pasangan yang di idamkan. Saya ridho jika mendapatkan pasangan yang memiliki iman tak tertangguhkan serta rupa menawan. Saatnya cari pasangan, bangun dari semedi di kamar seorang diri. Ayo!!
Sahabat Bangku Kuliah
Perkenalkan ini adalah foto saya bersama sahabat-sahabat saat menimba ilmu di bangku kuliah, yang pakai baju hitam itu saya (keren kan, mirip artis dude herlino yah.. haha ngarep pisan), terus yang pake baju biru namanya Hendri Sugianto, kalo diperhatikan secara seksama hidungnya itu menyerupai sayur terong warna ungu.. (piss hen.. becanda), kalau yang pake kaos belang merah dan putih namanya Wahyudin, manusia tergokil di komunitas kami, lawakannya tak pernah habis, jailnya juga minta ampun.. pokoknya nyengit pisan kalau sudah jadi jajahan dia, terus yang mengenakan kaos putih namanya Yana Mulyana, meski postur tubuhnya paling pendek diantara kami, tapi jangan kira loh.. kita semua kalau dapat soal dan tugas mata kuliah apa saja, pasti nyonteknya sama dia, meski dia juga suka pelit sama jawabannya(huh.. nyebelin).
Entah kapan foto ini di ambil, yang saya ingat foto ini berlokasi di sekitar rumah Yana Mulyana di daerah Sampora, Kuningan Jawa Barat. Season pemotretan di ambil saat pagi hari, waktu itu saya tidak mandi terlebih dahulu, dan jangan-jangan mereka semua juga tidak mandi pagi itu, keliatan yah dari raut mukanya. (wah pasukan plengus yang jarang mandi yah).
Banyak suka dan duka yang kita lewati bersama, cerita dan kisahnya kini akan menjadi kenangan terindah yang sudah pernah kita lakukan. Selain cerita di kampus, banyak juga kegiatan di luar kampus yang sudah kita lalui bersama. Mulai dari nongkrong di Mall, nonton film di kamer, naik gunung, dan masih banyak lagi, sampe akhirnya kita juga bisa wisuda bareng. (duh amboynya).
Ada Lubang Dalam Hati
Ini dia lagu kebangsaan saya ketika sedang memikirkan cinta, lagu yang di populerkan oleh grup band Letto yaitu ‘Lubang di Hati’. Meski saya bukan Lethologica yang nge-fans berat dengan grup band ini, tapi lagu ini selalu mewakilkan perasaan saya ketika urusan asmara hadir di kepala.
Maka tak heran, saya sering mendengarkan lagu tersebut di setiap kesempatan, bisa berjuta-juta kali saya putar. (Semakin sering memikirkan cinta = semakin sering lagu ini bersenandung).
Sampai-sampai ada teman yang bilang, kalau mereka mendengar lagu ini dimana saja dan kapan saja, katanya selalu inget dengan saya, sudah jadi ciri khas katanya. Jangan-jangan yang ada dipikiran mereka saya lah pemilik dan penyanyi lagu tersebut bukan letto. (Hahaha..ha Ngarang bebas).
Begini nih lirik lagu Lubang di Hati; Read more…










